Selasa, 06 November 2012

Bentuk neraca saldo


Bentuk neraca saldo adalah sebagai berikut :



No
Nama Rekening
Debet
Kredit








Keterangan :

1.      Kolom nomor untuk mencatat nomor kode rekening yang bersangkutan.
2.      Kolom nama rekening untuk mencatat nama – nama rekening yang ada dalam perusahaan tersebut.
3.      Kolom debit untuk mencatat jumlah saldo uang dari rekening yang besaldo debit.
4.      Kolom kredit untuk mencatat jumlah saldo uang dari rekening yang bersaldo kredit.




Pada contoh rekeing buku besar Perusahaan Angkutan Pinggir Kota tersebut di atas jika dibuat neraca saldonya terlihat sebagai berikut :







Perusahaan Angkutan Pinggir Kota

Neraca Saldo
Per 31 Januari 1991

No
Nama Rekening
Debet
Kredit

101
102
103
111
201
301


Kas
Pitang Usaha
Perlengkapan
Kendaraan
Utang Usaha
Modal Budi

Rp. 13.000.000,00
Rp.   5.000.000,00
Rp.   4.500.000,00
Rp. 55.000.000,00
-
-


-
-
-
-
Rp. 15.000.000,00
Rp. 62.500.000,00
Rp. 77.500.000,00
Rp. 77.500.000,00


Dari contoh di atas terdapat beberapa rekening yang bersaldo debit dan ada beberapa rekening yang bersaldo   kredit. Rekening kas tidak akan mungkin bersaldo kredit, oleh sebab itu rekening kas dikatakan bersaldo normal debit. Saldo normal setiap rekening sama dengan sisi penambahan dari rekening yang bersangkutan.
Agar jelasnya di bawah ini adalah tabel saldo normal dari setiap rekening :

No
Nama Rekening
Saldo Normal
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Harta
Utang
Modal
Prive
Pendapatan
Beban
Debet
Kredit
Kredit
Debet
Kredit
Debet

0 komentar:

Poskan Komentar